Pemerintahan


Dalam kehidupan kenegaraan Cina kuno, ada dua macam sistem pemerintahan yang dianut yaitu
feodal dan
unitaris.
[7] Dalam sistem
pemerintahan feodal, kaisar tidak menangani langsung urusan kenegaraan karena kedudukan
kaisar bersifat
sakral.
[7] Kaisar dianggap sebagai utusan atau anak
dewa langit sehingga tidak pantas mengurusi
politik praktis.
[7].
Sedangkan pada sistem pemerintahan unitaris, kaisar berkuasa mutlak
dalam pemerintahan sehingga kaisar berhak campur tangan dalam semua
politik praktis.
[7] Sejarah mencatat terdapat banyak dinasti yang membangun Cina menjadi bangsa besar, di anataranya adalah
Dinasti Shang, Dinasti Chou,
Dinasti Qin,
Dinasti Han, dan
Dinasti Tang.
[7] Dinasti Shang (Hsia) merupakan dinasti tertua di Cina walaupun tidak banyak peninggalan tertulis mengenai dinasti ini.
[7] Berdasarkan cerita rakyat Cina kuno, pada masa ini telah berkembang sistem kepercayaan terhadap Dewa Shang-Ti.
[7] Dinasti Chou adalah dinasti ketiga di Cina dan pada masa ini diterapkan prinsip
feodalisme dengan pembagian kekuasaan pemerintahan
[8] Pemerintah pusat yang dipimpin kaisar dibagi menjadi daerah-daerah pemerintahan yang dipimpin oleh raja bawahan
[8] Pada masa pemerintahan
Dinasti Qin, sistem tersebut berubah karena Raja Cheng yang bergelar
Qin Shi Huang membentuk Cina menjadi negara kesatuan yang hanya diperintah oleh satu orang pemimpin.
[8] Dalam pemerintahan Qin Shi Huang, dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan Cina berkembang.
[8] Sayangnya saat beliau meninggal terjadi kekacauan karena perebutan kekuasan yang pada akhirnya berhasil diatasi oleh Liu-Pa.
[5] Liu-Pa mendirikan
Dinasti Han yang mencapai kejayaannya pada masa pemerintahan
Han Wudi.
[5] Salah satu dinasti yang terpenting dalam
sejarah Cina adalah
Dinasti Tang
karena Cina berhasil memperluas wilayah kekuasaannya, mencapai kejayaan
dengan kehidupan masyarakat yang makmur dan sejahterah, serta
berkembangan kesenian dan kebudayaan Cina kuno.
[5].
Tidak ada komentar:
Posting Komentar